Ketika anda menderita sariawan, anda akan mengalami ketidaknyamanan dan kehilangan kenikmatan.
Ada
ketidaknyamanan pada saat berbicara, sehingga yang biasanya cerewet,
tiba-tiba berubah jadi pendiam, yang biasa ceria menebar senyum
kemana-mana, tiba-tiba berubah jadi “nyengir” atau malah cembetut
melulu. yang biasanya jago makan, tiba-tiba semua makanan yang
enak-enak berubah menjadi tidak enak, karena kalau udah nyampe mulut dan
bersentuhan dengan luka sariawan, rasanya bakalan nyut-nyutan. apalagi
kalau makananannya terasa asam, pedas atau asin, wah nyerinya bakalan
makin mantap.
Nah, supaya bisa mengurangi penderitaan anda seperti
diatas, ada baiknya anda memahami tentang penyakit ini, gimana cara
mencegah dan mengatasinya.
Apa itu sariawan?
Sariawan
atau bahasa medisnya disebut stomatitis aphtosa adalah suatu kelainan
pada selaput lendir mulut berupa luka pada mulut yang berbentuk bercak
berwarna putih kekuningan dengan permukaan agak cekung.
Akibat bakteri.
Sariawan jenis ini biasanya suka terjadi jika seseorang menderita sakit
tenggorokan atau penyakit lain yang disebabkan oleh bakteri.
Akibat virus
Sariawan ini disebabkan oleh beberapa bentuk virus yang ada di
dalam tubuh, termasuk kasus-kasus khusus seperti yang menyebabkan demam
pada kelenjar, herpes dan penyakit mulut lainnya.
Akibat jamur.
Sariawan ini timbul saat seseorang memiliki sistem kekebalan
tubuh yang sangat rendah atau masalah kesehatan lainnya yang mungkin
memerlukan penggunaan antibiotik dosis tinggi.
Non-infeksi.
Penyebab paling umumnya adalah terjadinya luka di mulut yang berulang,
meskipun tidak diketahui penyebabnya tapi biasanya akan hilang dalam
waktu 2 minggu. Sariawan ini juga bisa disebabkan adanya masalah dalam
sistem pencernaan, kekurangan vitamin, riboflavin, miacin dan B12.
Selain keempat penyebab di atas, ada juga hal lain yang diduga dapat
menyebabkan sariawan seperti kurang menjaga kebersihan mulut, pemasangan
kawat gigi atau gigi palsu dan juga konsumsi makanan atau minuman yang
panas.
Perawatan yang dilakukan untuk mengobati sariawan adalah dengan
mencari sumber penyebab sariawan tersebut. Namun mengatur makanan yang
dikonsumsi juga bisa membantu, seperti menghindari makanan yang renyah
atau makanan dengan rasa yang tajam. Usahakan untuk menggunakan sikat
gigi yang lembut dan tetap menjaga kesehatan mulut dan gigi.
Jika Anda adalah pengguna kawat gigi atau gigi palsu, maka mintalah
dokter untuk memeriksanya saat sedang berkunjung untuk memastikan bahwa
tidak ada masalah berarti.
Biasanya sariawan akan hilang dengan sendirinya setelah 4 hari, tapi
bila tak kunjung hilang sebaiknya mencari bantuan medis terutama jika
disebabkan oleh infeksi bakteri yang membutuhkan antibiotik.
Sebenarnya sariawan bisa dicegah dengan cara menjaga kebersihan mulut
dan gigi dengan baik, melakukan pemeriksaan gigi secara teratur serta
mengatur pola makan yang baik dengan mengurangi makanan yang dapat
memicu iritasi pada lapisan mukosa mulut.
Selain itu pencegahan sariawan juga bisa dilakukan dengan menghindari
terjadinya trauma atau benturan seperti menyikat gigi dengan lembut,
tidak terburu-buru saat mengunyah makanan serta tidak berbicara saat
sedang makan.
lalu apakah obat dari penyakit ini?
Dalam beberapa kasus, bahan-bahan yang ada di rumah bisa menjadi cara mudah untuk mengobati sariawan, diantaranya yaitu:
1. Berkumur dengan air garam
Berkumur dengan air hangat yang dicampur garam tiga kali sehari dapat
menyembuhkan luka sariawan dengan cepat. Kandungan garam dapat menarik
cairan pada luka sariawan sehingga dapat mempercepat penyembuhan.
2. Minum yogurt
Yogurt membantu keseimbangan bakteri di mulut dan tubuh. Hal ini akan
mempercepat penyembuhan dan membantu mencegah sariawan. Untuk merasakan
hasilnya, pastikan yogurt mengandung acidophilus hidup.
3. Bilas mulut dengan obat tradisional
Bilas mulut dengan salah satu dari beberapa obat tradisional, seperti
lidah buaya, ekstrak biji anggur, peroksida hidrogen, jus plum, tea tree
oil dan air hangat dengan garam.
4. Oleskan luka dengan bawang dan pepaya
Menerapkan langsung obat ke luka sariawan juga dapat mempercepat proses
penyembuhan. Gunakan bawang mentah, pepaya atau kantong teh langsung
pada luka sariawan.
5. Coba baking soda
Campur baking soda dengan air yang dijadikan obat kumur atau pasta untuk
melapisi luka sariawan. Baking soda akan membantu menghilangkan bakteri
di dalam mulut dan mengurangi rasa sakit.
6. Minum vitamin
Studi menunjukkan sariawan lebih sering terjadi pada orang yang kurang
vitamin B. Vitamin C, zat besi dan asam folat juga berperan dalam
mencegah dan penyembuhan sariawan.
Nah itu diatas merupakan obat sariawan yang banyak ditemukan
disekitar yang bisa dijadikan cara mengobati sariawan (alternatif).
Namun apabila sariawan yang diderita tak kunjung sembuh hingga 2 minggu
ataupun lebih, maka sebaiknya temui dokter. Ini adalah tanda kondisi
yang lebih serius yang perlu ditangani.
sumber :
ask.com